Biaya Dokter Hewan Terdekat

1 Juni 2021

Gambar dan Harga Biaya Dokter Hewan terbaru

Biaya Dokter Hewan – Bagi pemilik hewan peliharaan, sudahkah Anda memeriksakan hewan kesayangan ke dokter hewan? Banyak pemilik hewan yang masih belum menyadari pentingnya kunjungan ke dokter hewan. Salah satunya adalah khawatir dengan biaya dokter hewan yang harus dikeluarkan.

Padahal hewan peliharaan juga bisa sakit dan juga memerlukan pemeriksaan rutin yang penting. Oleh karena itu, pemilik yang bertanggung jawab harus mengetahui pentingnya membawa hewan peliharaan ke dokter hewan supaya bisa mengetahui kondisi kesehatannya.

 

Kondisi yang Terjadi Pada Hewan Untuk Dibawa ke Dokter Hewan

Saat Anda memutuskan memelihara hewan maka Anda memiliki tanggung jawab untuk memperhatikan kondisinya dengan baik. Lakukan deteksi dini terhadap perubahan yang terjadi supaya mengurangi risiko terjadinya kondisi yang membahayakan.

Bagi pemilik hewan pemeliharaan yang belum mengetahui kapan waktu untuk membawa hewan ke dokter, terdapat beberapa kondisi yang mengharuskan hewan dibawa ke dokter. Beberapa kondisi hewan peliharaan untuk diperiksa adalah:

 

 1. Saat Memiliki atau Adopsi Hewan Pertama Kali

Kunjungan dokter ketika pertama kali memiliki hewan peliharaan adalah hal yang penting. Hal ini dikarenakan hewan tersebut bisa berasal dari mana saja, seperti beli di toko hewan, adopsi dari kerabat atau shelter, bahkan dari jalanan.

Oleh karena itu, kunjungan pertama ke dokter hewan bertujuan untuk mengetahui data awal hewan. Data awal yang bisa diketahui adalah perkiraan umur, suhu, berat badan, serta kondisi tubuh hewan secara keseluruhan.

Dari kunjungan pertama, dokter akan memberikan saran mengenai kesehatan hewan, vaksinasi, kondisi umum, sampai pemberian obat antiparasit atau obat cacing. Tujuannya adalah supaya hewan peliharaan bisa tetap sehat, sehingga Anda akan merasa lebih nyaman dan tenang.

Usia paling tepat untuk kunjungan dokter hewan pertama kali adalah usia 8 minggu.

 

2.  Hewan Peliharaan Demam

Demam bisa menjadi tanda dari gejala yang serius. Oleh karena itu, saat hewan peliharaan demam pemilik perlu membawanya ke dokter hewan. Segera bawa hewan peliharaan ke dokter hewan apabila suhu tubuh hewan lebih dari 39-40 derajat Celcius.

Pengukuran suhu perlu menggunakan termometer, jangan hanya mengandalkan perabaan saja. Sehingga, Anda juga harus bisa menggunakan termometer untuk berjaga apabila hal seperti ini terjadi.

 

 3. Hewan Peliharaan Turun Berat Badan dan Hilang Nafsu Makan

Saat terserang penyakit, biasanya pemilik hewan peliharaan baru menyadari saat nafsu makan dari hewan kesayangannya menurun. Apabila hewan peliharaan dibiarkan tidak makan lebih dari dua hari maka terdapat kemungkinan terjadi kerusakan pada hati maupun organ tubuh lain.

Tanda dari kerusakan organ hati yaitu kondisi kulit hewan yang menguning. Apabila dibiarkan secara terus menerus, hewan peliharaan akan mengalami penurunan bobot dan dehidrasi.

Penurunan bobot menjadi tanda bahwa fungsi tubuh buruk dan memerlukan penanganan dari dokter hewan.

 

4.  Hewan Peliharaan Mengalami Sesak Napas

Sesak nafas yang terjadi pada hewan bisa disebabkan karena beberapa hal. Sesak nafas dapat menandakan bahwa tubuh memerlukan oksigen dalam jumlah yang lebih banyak, tetapi saluran pernafasan menyempit.

Kondisi tersebut sangat berbahaya untuk kucing atau anjing. Jika pasokan oksigen dalam tubuh hewan berkurang maka kondisi akan fatal. Sesak nafas parah dapat mengakibatkan kulit hewan pucat dan kebiruan tanda dari kekurangan oksigen.

Parahnya, jika dibiarkan dapat menyebabkan kematian.

 

5.  Hewan Peliharaan Mengalami muntah-muntah dan Diare Berdarah

Muntah dan diare berdarah menjadi salah satu ciri terdapat gangguan saluran pencernaan. Kondisi tersebut menjadi salah satu gejala penyakit akibat bakteri, virus, atau parasit.

Diare dan muntah berkepanjangan pada hewan peliharaan akan membuat dehidrasi dan tubuh menjadi lemah. Apabila terlihat indikasi muntah atau diare yang disertai darah maka bisa menjadi indikasi penyakit yang lebih serius. Hal ini dapat mengakibatkan anemia yang parah.

 

6.  Hewan Peliharaan Sulit Kencing

Hewan yang mengalami kesulitan untuk kencing dapat berakibat fatal serta meracuni organ tubuh. Walaupun kondisi ini umumnya dialami oleh kucing atau anjing usia lanjut, tetapi kondisi ini mungkin terjadi kapan saja.

Jika dibiarkan, urine di dalam tubuh dapat meracuni organ dalam lainnya. Apabila keadaan ini dibiarkan begitu saja maka bisa mengakibatkan kondisi yang lebih parah. Penyebab kesulitan urinasi yaitu penyempitan saluran urine, terdapat batu, atau terjadi infeksi saluran urine.

Tanda hewan peliharaan mengalami sulit kencing yaitu berkali-kali kembali ke kotak pasir tetapi tidak ada urine yang keluar, mengejan tetapi urine tidak bisa keluar, atau terlihat kesakitan saat kencing.

 

7.  Kondisi Mata Merah pada Hewan Peliharaan

Jangan biarkan apabila Anda melihat hewan peliharaan mengalami kondisi mata merah. Kondisi ini menjadi tanda hewan mengalami iritasi. Apabila Anda melakukan penanganan yang sembarangan maka bisa terjadi iritasi yang lebih parah.

Penggunaan obat yang tidak tepat bahkan dapat mengakibatkan kebutaan pada hewan peliharaan. Tidak hanya iritasi, mata merah yang terlihat menonjol juga tidak boleh dibiarkan terlalu lama karena dapat mengalami infeksi.

 

8.  Hewan Peliharaan Mengalami Kejang

Saat kucing atau anjing peliharaan mengalami kejang, langsung bawa ke dokter hewan terdekat. Kejang bisa disebabkan oleh beberapa hal, tetapi umumnya menjadi infeksi adanya gangguan otot dan syaraf.

Selain itu, keracunan juga bisa mengakibatkan keracunan. Jika penyebabnya adalah keracunan, hewan akan mengalami muntah-muntah.

 

9.  Hewan Peliharaan Mengalami Kesulitan  Ketika Melahirkan

Pada keadan normal, proses melahirkan kucing atau anjing tidak memerlukan waktu yang lama. Jarak kelahiran anak kucing atau anjing tidak lebih dari 1 jamun. Namun, jika induk terlihat mengejan tetapi tidak bayi yang keluar maka segera minta bantuan dari dokter.

Tindakan perlu dilakukan untuk menghindari kondisi induk kelelahan dan bayi kehabisan oksigen.

 

10. Hewan Peliharaan Mengalami Batuk

Batuk adalah respon tubuh yang menandakan adanya gangguan atau iritasi di saluran pernapasan. Selain iritasi saluran pernapasan, batuk menjadi respon apabila hewan tersedak. Oleh karena itu, Anda harus bisa memastikan kondisi dengan tepat.

Kennel cough adalah batuk pada anjing yang tergolong berbahaya. Jika dibiarkan dapat berakibat fatal dan penularannya cepat. Batuk pada anjing, terutama anjung tua biasanya menjadi indikasi penyakit jantung. Hal ini bisa mengakibatkan kondisi sesak dada dengan respon berupa batuk.

 

11. Hewan Peliharaan Berguling Kesakitan

Anjing atau kucing memang suka berguling. Namun, apabila hewan tiba-tiba berguling dan terlihat kesakitan maka Anda perlu waspada. Kondisi tersebut biasanya dihubungkan dengan kembung.

Kembung pada anjing dapat menyebabkan perputaran dari lambung yang dikenal sebagai GDV. Hal ini akan membuat anjing merasa sangat kesakitan bahkan bisa mengakibatkan kematian.

 

Biaya Dokter Hewan

biaya terbaru dokter hewan

biaya terbaru dokter hewan

Biaya yang dikeluarkan saat pergi ke dokter hewan bervariasi tergantung dari jenis tindakan yang dilakukan. Selain jenis tindakan yang berbeda, Dokter hewan atau klinik bisa berbeda antara satu dokter dan dokter lainnya.

Berikut merupakan rincian biaya untuk jenis tindakan yang dilakukan, yaitu:

Jenis Tindakan

Kisaran Biaya Dokter Hewan

Rawat inap anjingRp60.000 – Rp100.000 (tergantung ukuran anjing)
Rawat inap kucingMulai dari Rp50.000
Steril anjingRp1,5 jutaan – Rp3,5 jutaan
Steril kucingRp600.000
Kateter kucingRp900.000 (tidak termasuk rawat inap)
Kebiri kucingRp480.000
MelahirkanRp540.000
Suntik jamur kucingRp120.000
Suntik rabies kucingRp120.000
Vaksin pertama kucing (fello 3)Rp190.000
Vaksin kedua kucing (fello 4)Rp170.000
Konsultasi dokter hewanRp85.000 – Rp250.000an
GroomingMulai dari Rp80.000 sampai ratusan ribu
Operasi steril (betina)Rp3,1 juta untuk high class
Operasi caesarRp3,4 juta untuk high class
Operasi herniaRp800.000
Suntik scabiesRp80.000 – Rp100.000
Konsultasi dan pemeriksaan dokter hewanRp140.000 per ekor
Obat biusRp50.000 per ml
Diagnosa kebuntinganRp75.000 per ekor
Pemeriksaan reproduksi atau USGRp120.000 per ekor
Ambulance atau Vet VanRp20.000 per km
Bedah minorRp350.000 per ekor
Bedah mayor (anjing kecil)Rp700.000 per ekor
Bedah mayor (anjing medium)Rp1.000.000 per ekor
Bedah mayor (anjing besar)Rp1.500.000 per ekor
Bedah mayor (kucing)Rp600.000 per ekor

 

Biaya Dokter Hewan untuk Vaksin Kucing

UmurNama VaksinBiaya
8 – 10 minggu

 

 

Tricat (Feline Panleucopenia)Rp100.000 – Rp250.000 (merek vaksin yang murah)
Tricat (Feline Rhinotracheitis)Rp200.000 (merk vaksin yang lebih mahal)
Tetracat (Feline Panleucopenia)Rp170.000 – Rp200.000
12 – 14 minggu

 

 

Tricat (Feline Panleucopenia)Rp80.000 – Rp150.000 (merk vaksin yang murah)
Tricat (Feline Rhinotracheitis)Rp200.000 (merk vaksin yang lebih mahal)
Tetracat (Feline Panleucopenia)Rp170.000 – Rp200.000
6 bulan (kucing yang belum pernah diberi vaksin)

 

 

Tricat (Feline Panleucopenia)Rp80.000 – Rp150.000 (merk vaksin yang murah)
Tricat (Feline Rhinotracheitis)Rp200.000 (merk vaksin yang lebih mahal)
Tetracat (Feline Panleucopenia)Rp170.000 – Rp200.000

 

Biaya Dokter Hewan untuk Vaksin Anjing

Nama VaksinBiaya
Vaksin PiBr (Bordetella dan Parainfluenza)Rp150.000
Vaksin DP (Parvovirus dan Distemper)Rp200.000
Vaksin rabiesRp100.000
Vaksin DHLPI (Hepatitis, Distemper, Parvovirus, dan Leptospirosis)Rp225.000
Vaksin DHLPII + R (Hepatitis, Distemper, Parvovirus, Leptospirosis, dan Rabies)Rp250.000

 

Biaya dokter hewan tersebut merupakan kisaran biaya. Ada dokter hewan yang menerapkan biaya lebih rendah atau tinggi. Tetapi, daftar biaya tersebut dapat Anda jadikan acuan untuk jumlah yang perlu dibayarkan saat berkunjung ke dokter hewan.

Setelah mengetahui pentingnya memeriksakan kondisi hewan ke dokter hewan, pasti Anda akan berusaha melakukan pemeriksaan rutin untuk hewan kesayangan. Sebelum pergi ke dokter hewan, Anda juga bisa mencari tahu biaya dokter hewan untuk tindakan yang akan dilakukan.

Informasi Serupa:

Demikian Informasi yang sudah kami rangkum dari berbagai sumber offline dan online yang ada di area terdekat anda. Semoga informasi diatas berguna, terimakasih telah menyisihkan waktu berkunjung ke situs bisnis kami. Kami tunggu kunjungan anda berikutnya dan jangan lupa untuk memberikan review atas artikel ini. Cek informasi Harga, Bisnis dan Perusahaan, Alamat Perusahaan, Biaya Kuliah, Biaya Perawatan, Biaya Sekolah, Harga Barang, Biaya Pasang, Daftar Pembeli di hingga tutorial (how to) selengkapnya di Harga.top.

Temukan topik didalam situs ini, karena kami akan selalu update seputar biaya kuliah, Teknologi, Game, Kesehatan, Fashion & Kecantikan, Otomotif, Review Produk, Bisnis, Properti, Traveling & Tempat Wisata, Asuransi & Ekonomi serta Entertainment. Tidak hanya itu, kami juga merangkum berbagai tutorial (how to) atau tips seputar cara yang banyak dicari oleh orang masyarakat indonesia.

Disclaimer : Tabel harga/informasi diatas merupakan rangkuman kami dari berbagai sumber, baik itu offline maupun online. Informasi Biaya Dokter Hewan Terdekat dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti berbagai kondisi perubahan yang ada di internet. Ket. Lebih lanjut lihat disclaimer.

x